Panjerejo, Senin (02-02-2026)
Sebagai bentuk dedikasi dan pengabdian Mahasiswa-Mahasiswi Kuliah Kerja Nyata (KKN) kepada masyarakat Panjerejo, Mahasiswa-Mahasiswi Politeknik Negeri Lampung melaksakan kegiatan edukasi cara pembuatan spray dari tanaman serai, kegiatan ini merupakan hasil dari survey mahasiswa-mahasiswi Politeknik Negeri Lampung di Pekon Panjerejo yang pada saat ini masyarakat mengeluhkan banyaknya serangga nyamuk.
Tanaman serai (Cymbopogon citrates) dipercaya dapat mengusir nyamuk karena adanya kandungan senyawa geraniol dan senyawa sitronela yang merupakan bahan aktif yang dihindari serangga termasuk nyamuk karena aroma senyawa-senyawa tersebut dapat mengganggu sistem sensoris penciuman serangga, sehingga tanaman serai dapat dimanfaatkan untuk spray anti nyamuk.
Alat Dan Bahan yang digunakan dalam pembuatan spray anti nyamuk dari tanaman serai
- Pisau
- Talenan
- Kompor
- Panci
- Saringan
- Gelas ukur
- Botol spray
- Tanaman serai
- Etan
Langkah-Langkah Pembuatan Spray Dari Tanaman Serai
- Cuci tanaman serai hingga bersih
- potong serai kecil-kecil
- Rebus air hingga mendidih dengan perbandingan 10 batang tanaman serai dengan air 1 liter
- Setelah air mendidih masukkan serai yang sudah di potong-potong selama 30 menit, jika tidak suka dengan aroma serai bisa ditambahkan jeruk nipis
- Dinginkan serai yang telah direbus kemudian saring
- Campurkan etanol dan larutan rebusan serai dengan perbandingan 3:1, lalu masukkan ke dalam botol spray
- Spray anti nyamuk dari serai siap digunakan.
Keunggulan Spray dari tanaman serai dalam bidang keamana yaitu non-toksik, rendah risiko iritasi (kecuali alergi spesifik), aman untuk anak dan ibu hamil (dengan kosultasi), dalam bidang ekonomi tanaman serai harganya terjangkau oleh masyarakat dan mudah didapatkan sehingga dapat mengurangi ketergantungan pada produk komersial.
Diharapkan dari kegiatan edukasi ini masyarakat Panjerejo dapat mempraktikkan langsung dirumah masing-masing sehingga keluhan banyaknya serangga dapat diatasi dengan baik.