Bersih Pekon merupakan slametan atau upacara adat jawa yang biasa dilakukan pada saat bulan syuro yang memiliki makna spiritual dengan tujuan untuk mengungkapkan rasa syukur kepada Tuhan yang Maha Esa,dan untuk memohon perlindungan dari hal-hal negatif dalam kehidupan sehari-hari agar dapat menciptakan desa yang agamis,rukun, saling toleransi antar masyarakat dan sejahtera.
Bersih Pekon Panjerejo diawali dengan mengadakan acara kenduri yang dilakukan oleh masyarakat dan seluruh Aparat Pekon Panjerejo dengan menyumbangkan makanan ke balaidesa untuk dilakukan doa bersama dan makan bersama-sama, pada siang harinya dilanjutkan dengan pengajian triwulan yang dihadiri oleh Istri dari Dewan Komisi 4 Kabupaten Pringsewu, Ketua Pac Muslimat Gadingrejo, Ketua Ranting Pekon Parerejo, Blitarejo, Bulokarto, Wates, Kepala Pekon Panjerejo dan perangkatnya, Ketua BHP dan perangkatnya,Toko Agama,seluruh masyarakat Panjerejo dan tamu undangan. Pengajian ini di isi oleh Ustadzah Almaratus Solehah M.Sos dari Pringsewu dalam tausiyahnya beliau menyampaikan bahwa melalui kegiatan pengajian ini dapat mempererat silaturahmi antar sesama warga dan mengajak untuk menjaga kerukunan dan kepedulian terhadap sesama warga Pekon Panjerejo.
Pada malam harinya dilanjutkan dengan pergelaran wayang kulit dengan Lakon "Rabine Wisang Geni" bersama Dalang Ki. Suparman dari Lampung Tengah, yang dihadiri oleh Dewan Komisi 4 Kabupaten Pringsewu, Camat Gadingrejo, Pendamping desa, Polsek Gadingrejo, Danramil,Kepala Pekon sekecamatan Gadingrejo, BHP beserta anggotanya, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pringsewu serta para tamu undangan.